Waspadai 5 Hal Ini Saat Pakai Tokopedia Paylater

Promo Kredivo dan Tokopedia 13 tahun Bayar Pakai Paylater Diskon Hingga Rp  1,3 Juta

Tertarik menggunakan pembayaran Tokopedia paylater?

Selain mudah dan cepat, layanan paylater yang tersedia di Tokopedia juga menjadi peluang & menawarkan kesempatan bagi orang yang belum punya akses kredit untuk bisa bertransaksi cicilan. 

Ditambah, Tokopedia bekerja sama dengan 4 paylater ternama di Indonesia seperti Kredivo, BRI Ceria, Indodana, dan Home Credit. Hal ini juga bisa semakin menambah pilihan pengguna untuk akses paylater di Tokopedia. 

Tapi, di tengah kemudahan yang ditawarkan Tokopedia paylater, kamu juga perlu waspada supaya transaksi dan akunmu tetap terjaga keamanannya. Sebab, akun paylater yang berbasis online, sangat rentan diretas atau terkena modus penipuan. 

Selain menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan untuk registrasi paylater pilihanmu, ada 5 hal yang harus kamu waspadai saat menggunakan Tokopedia paylater nantinya, yaitu:

 

Cara pendaftaran resmi Tokopedia paylater

Kalau mau menggunakan Tokopedia paylater, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah punya akun paylater yang aktif dan sudah menjalin kemitraan dengan Tokopedia. 

Pendaftaran ini hanya bisa dilakukan melalui platform masing-masing paylater yang ada di Tokopedia. Baik itu Kredivo, Indodana, Home Credit, atau BRI Ceria, kamu harus melakukan registrasi sesuai dengan panduan dan platform yang sudah disediakan paylater tersebut. Jadi, pendaftaran atau aktivasi Tokopedia paylater yang resmi tidak bisa dilakukan lewat website atau aplikasi Tokopedia, ya. 

Salah satu contohnya Kredivo, di mana platform resmi yang disediakan untuk registrasi akun paylater ini adalah melalui aplikasinya yang dapat diunduh gratis di Google Play Store atau App Store. 

Hindari juga menerima tawaran jasa pendaftaran akun paylater Tokopedia dari pihak manapun sebab hal tersebut bisa jadi adalah modus penipuan.

 

Kerahasiaan akun & akses loginnya

Hal kedua yang perlu diwaspadai adalah kerahasiaan akun paylatermu. Khususnya akses login seperti username dan password. Kedua hal ini sifatnya rahasia dan hanya boleh diketahui oleh pengguna. 

Terlebih, beberapa paylater juga memiliki fitur linked device, yaitu fitur yang memungkinkan pengguna hanya login di satu perangkat saja.Dengan begitu, kamu tidak bisa login di tempat lain apalagi yang bukan perangkat pribadi, supaya keamanan akun tetap terjaga. 

 

Scam berupa telepon atau pesan mengatasnamakan CS paylater

Hal ketiga ini biasanya merupakan modus penipuan yang paling umum terjadi pada paylater. Di mana pengguna paylater akan menerima telepon atau pesan dari pihak yang mengatasnamakan Customer Service, dengan tujuan meminta pengguna memberikan akses paylaternya. 

Biasanya, oknum ini akan memberikan alasan seperti kenaikan limit, menang hadiah, dan yang lainnya yang bisa membuat pengguna lengah dan tergiur untuk memberikan akses akunnya. 

Modus penipuan yang terbaru bahkan ada juga yang mengirimkan pesan via WhatsApp berupa APK khusus tapi dengan informasi seperti undangan pernikahan atau resi pengiriman belanja online.

Hal ini tentunya sangat men-trigger penerima pesan untuk mengeklik pesan atau APK tersebut. Dan tentunya, APK tersebut mengandung virus yang bisa membahayakan smartphone atau akun penting seperti akun bank dan paylatermu. 

 

Tawaran pencairan limit atau gesek tunai

Di media sosial, banyak sekali beredar tawaran jasa pencairan limit paylater menjadi uang tunai. Bagi sebagian orang, khususnya yang kondisinya mendesak dan butuh pinjaman, hal ini seringkali menjadi “jebakan”.

Padahal, hal ini termasuk ilegal untuk dilakukan dan kemungkinan besar adalah modus penipuan yang dapat mengambil alih akun paylatermu. 

Penting untuk diingat, Tokopedia paylater tidak bisa dicairkan menjadi pinjaman tunai kecuali hal tersebut disediakan langsung oleh paylaternya. 

Contohnya Kredivo. Jika kamu ingin mencairkan limit Kredivo menjadi pinjaman tunai, cara resmi yang harus kamu lakukan adalah menggunakan fitur “Pinjaman Tunai” yang ada di halaman depan Kredivo. Bukan melalui Tokopedia atau pihak ketiga mana pun. Yuk, lebih waspada lagi terkait hal ini, ya. 

 

Limit transaksi & cicilan yang sudah diambil

Yang terakhir dan juga penting untuk diwaspadai adalah kontrol diri sendiri ketika menggunakan Tokopedia paylater.

Sebab, nggak jarang paylater juga bisa menjadi godaan untuk bertransaksi di luar kemampuan yang pada akhirnya akan membuat cicilan dan utangmu jadi menumpuk. 

Sebelum ambil cicilan baru, sebaiknya kamu menunggu hingga cicilan lama lunas terlebih dulu supaya angsuran per bulannya jadi lebih ringan.

Cek juga limit transaksi yang tersedia di akun paylater kamu sebelum bertransaksi. Sebab, jika limit kredit kurang dari jumlah transaksinya, maka transaksimu akan ditolak.